Skali lagi...Ghulam
[IMG]http://i7.photobucket.com/albums/y272/keluargayudhi/ghulgan.jpg[/IMG]
Ghulam lagi ngapain nih? Foto setahun yang lalu, di Yogya Euyyy....
Dari Pojok Keluarga: Sepenggal Kisah Dari Cinta Yang Kumiliki
Wiiiih baca judulnya kok romantis gini yahhh. Ceritanya wiken kali ini kami sekeluarga mampir ke toko buku di salah satu mall, dan judul salah satu karya Fauzil Adhim itu menginspirasiku untuk menjadikan judul postinganku kali ini. Hehehehe..gak papalah ngadopsi dikit….entah ntar isi ceritaku ini nyambung or enggak.
Hmmm…..pengen banget nulis-nulis…melepas penat dengan mengungkap smua rasa yang ada di diri ini, meski malam telah larut. Hasrat untuk menulis memang tidak setiap saat bisa kulakukan, menunggu keinginan kuat itu muncul dan mampu memaksaku menuangkan ide-ide atau apapun yang ada di isi kepalaku . Dan taukah kau, keinginan diri terkait erat dengan kesibukan atau aktivitas lain yang mengiringi keseharianku. Maksud lo? Artinya nunggu mood dan nunggu waktu senggangku. Tidak seperti waktu dulu, kala remaja aku yang memang hobi nulis-nulis di diary, bisa dengan telaten mengungkapkan rasa saben harinya, teratur dan tak terlewatkan, pun masih kusimpan rapi hingga sekarang, sebagai kenang-kenangan kehidupanku dulu. Mampu membuatku tersenyum geli jika aku ada waktu luang untuk membacanya. Dan sekarang ini tidak semuanya perlu kutulis, karena aku sudah punya diary hidup…hehehe…suamiku yang setia mendengarkan cerita-ceritaku. Mudah-mudahan suamiku yang sabar itu tak bosan menjadi teman sharing atas keseharian kehidupanku, Gimana Pa? Kalo bosan bilang aja yaa…….Tapi bagaimana pun aku musti inget kapan waktu yang tepat untuk sharing-sharing, karena ada kalanya Laki-laki ingin masuk ke gua-nya..mengambil istilah dari buku yang pernah kubaca tentang hal yang membedakan laki-laki dan wanita dalam berkomunikasi. Meski kadang tidak cukup sabar menunggu waktu yang tepat tuh…..maklum wanita memang cenderung ingin segera mengungkapkan rasa……
Hmmm…..pengen banget nulis-nulis…melepas penat dengan mengungkap smua rasa yang ada di diri ini, meski malam telah larut. Hasrat untuk menulis memang tidak setiap saat bisa kulakukan, menunggu keinginan kuat itu muncul dan mampu memaksaku menuangkan ide-ide atau apapun yang ada di isi kepalaku . Dan taukah kau, keinginan diri terkait erat dengan kesibukan atau aktivitas lain yang mengiringi keseharianku. Maksud lo? Artinya nunggu mood dan nunggu waktu senggangku. Tidak seperti waktu dulu, kala remaja aku yang memang hobi nulis-nulis di diary, bisa dengan telaten mengungkapkan rasa saben harinya, teratur dan tak terlewatkan, pun masih kusimpan rapi hingga sekarang, sebagai kenang-kenangan kehidupanku dulu. Mampu membuatku tersenyum geli jika aku ada waktu luang untuk membacanya. Dan sekarang ini tidak semuanya perlu kutulis, karena aku sudah punya diary hidup…hehehe…suamiku yang setia mendengarkan cerita-ceritaku. Mudah-mudahan suamiku yang sabar itu tak bosan menjadi teman sharing atas keseharian kehidupanku, Gimana Pa? Kalo bosan bilang aja yaa…….Tapi bagaimana pun aku musti inget kapan waktu yang tepat untuk sharing-sharing, karena ada kalanya Laki-laki ingin masuk ke gua-nya..mengambil istilah dari buku yang pernah kubaca tentang hal yang membedakan laki-laki dan wanita dalam berkomunikasi. Meski kadang tidak cukup sabar menunggu waktu yang tepat tuh…..maklum wanita memang cenderung ingin segera mengungkapkan rasa……
"Ada telp buat mama nggak,nduk?" Begitu pertanyaan yang sering kusampaikan untuk mbaknya Ghulam, maklum meski dah dipesan berkali-kali, si Mbak Titi (begitu Ghulam memanggilnya, nama aslinya sih Siti..hihihi) ini suka lupa, padahal dah kuminta pula untuk menulis di buku jika ada telp atau pesan-pesan penting. Ini jawabnya, "Oh ya Bu, tadi siang ada yang telp, nanyain Ibu".....hehehe,slalu begini ini nih, kurang lengkap infonya,musti ditanya dari siapa dsb....tapi ya gitu deh...meski dah ditanya dari siapa , jawabnya juga gini ini..."Dari temennya Ibu, namanya pake 5 huruf....." walah intinya juga lupa dari siapa.....mana yang diinget 5 huruf lagi.....kan aku jadi mikir-mikir, jadi kayak teka-teki ajah....